contoh konten plan

Contoh Content Plan untuk Personal Branding dan Marketing

Media SosialAugust 18, 2025

Contoh content plan untuk personal branding dan marketing. Membuat content plan membutuhkan struktur yang jelas agar proses produksi konten lebih terarah dan konsisten.

Untuk memulainya, kamu perlu memahami format dasar dan elemen penting yang harus ada di dalamnya. Ini contoh content plan yang bikin kamu bisa menyusun content plan yang efisien, praktis, dan sesuai dengan kebutuhan.

Content Plan Itu Harus Bikin Hidup Lebih Gampang

Tujuan dari content plan adalah supaya kamu nggak pusing tiap hari harus mikirin konten dari nol. Jadi formatnya pun nggak perlu ribet.

Justru makin simpel dan jelas, makin enak dipakai. Yang penting, kamu bisa ngelihat semua ide, jadwal, dan eksekusinya dalam satu tempat.

Kalau kamu kerja sendiri, format bisa disesuaikan dengan gaya kamu. Tapi kalau kamu kerja dalam tim, format content plan harus bisa dibaca dan dipahami semua orang. Jangan sampai malah bikin tambah bingung.

Untuk membantu kamu lebih mudah menyusun semuanya, simak Panduan Bikin Content Plan yang bisa membantu kamu membuat rencana konten yang terstruktur dan efektif.

Elemen Penting dalam Content Plan

Sebelum bahas contohnya, kita perlu tahu dulu isi dasar dari sebuah content plan:

  1. Tanggal atau waktu tayang – Biar tahu kapan kontennya akan diposting
  2. Tema/topik – Kontennya bahas apa
  3. Jenis konten – Feed, story, reels, carousel, blog, newsletter, dan lain-lain
  4. Copywriting atau caption – Teks utama atau ide caption
  5. Visual atau format media – Foto, ilustrasi, video, infografik
  6. Platform – Instagram, TikTok, LinkedIn, YouTube, dsb
  7. Call to action (CTA) – Arah yang kamu pengin audiens ambil
  8. Status produksi – Draft, revisi, siap tayang, atau sudah publish

Format ini bisa ditambah elemen lain sesuai kebutuhan. Misalnya: siapa yang bertanggung jawab, tujuan konten, keyword, atau link referensi.

Format Content Plan Sederhana untuk Personal Branding

Kalau kamu adalah content creator yang fokus ke personal branding, kamu bisa pakai content plan mingguan dengan format kayak gini:

TanggalTopikJenis KontenCaptionVisualPlatformCTAStatus
12 AgtTips produktifCarousel IG5 kebiasaan pagi biar nggak magerIlustrasiInstagramSave & ShareSiap publish
14 AgtBehind the sceneStoryProses bikin kontenVideo pendekInstagramLihat highlightDraft
16 AgtMini vlogReelsHari di coworking spaceVlog editIG & TikTokTonton sampai akhirProses edit

Format ini bisa kamu bikin di Google Sheets, Notion, atau pakai template dari tools kayak Trello atau ClickUp. Yang penting gampang dipantau.

Format Content Plan untuk Tim Marketing

Kalau kamu kerja di tim, kamu butuh versi yang sedikit lebih kompleks. Tujuannya supaya koordinasi lancar dan semua tahu perannya. Contohnya:

TanggalCampaignTopikJenis KontenCopywriterDesainerPlatformCTAStatus
10 AgtPromo MerdekaDiskon 17%Feed IGDindaFajarInstagramCek link bioDone
13 AgtAwarenessEdukasi fiturReelsLilaVideograferTikTok & IGPelajari fiturRevisi
15 AgtEngagementPollingStoryTim SosmedInstagramVote sekarangScheduled

Tambahan kolom seperti campaign, copywriter, dan desainer bisa bantu kamu track siapa yang tanggung jawab dan di konten mana.

Template Content Plan yang Fleksibel

Content Plan yang Fleksibel
sumber:unsplash

Satu format yang juga banyak dipakai adalah kalender konten bulanan berbasis tema. Jadi kamu tentuin tema tiap minggu, lalu isi kontennya dari situ:

Minggu 1 – Tema: Edukasi

  • Senin: Tips (carousel)
  • Rabu: Fakta menarik (reels)
  • Jumat: Q&A (story)

Minggu 2 – Tema: Testimoni

  • Selasa: Kutipan klien (feed)
  • Kamis: Video before-after (reels)

Format ini cocok kalau kamu mau konten lebih konsisten dan saling terhubung. Kamu bisa kasih warna berbeda untuk tiap jenis konten biar lebih visual.

Tips Biar Content Plan Kamu Nggak Gagal Jalan

Kadang kita udah bikin plan, tapi tetap nggak jalan. Biasanya karena terlalu ambisius atau nggak realistis. Mulai aja dari yang simpel, lalu upgrade sedikit demi sedikit.

Pastikan kamu update content plan secara rutin. Jangan biarin dia jadi dokumen mati. Luangkan waktu tiap minggu atau dua minggu sekali buat evaluasi dan penyesuaian.

Kalau kamu belum tahu cara membuat content plan yang efektif, mulai dengan yang sederhana dulu, dan jangan takut untuk menyesuaikan seiring waktu.

Dan jangan lupa: content plan bukan buat bikin kamu kaku. Dia alat bantu, bukan aturan yang mengikat. Jadi sesuaikan aja sama ritme kerja dan gaya komunikasi kamu.

Kalau kamu pengen kerja lebih tertata dan nggak capek mikir konten tiap hari, kamu bisa mulai dari format dan contoh content plan yang simpel dan bisa langsung dipakai.

Mau jadi influencer yang nggak cuma eksis, tapi juga cuan? Yuk, gabung di App & Community by Seefluencer! Di sini, kamu bakal dapet strategi jitu, insight daging, dan kesempatan networking bareng kreator lainnya. 

Jangan cuma baca aja, langsung follow Instagram, TikTok, dan YouTube biar nggak ketinggalan update dan tips buat jadi influencer! 

Biar ilmunya makin komplit, kamu juga bisa beli Megacreator Book di sini!

Leave a reply

Previous Post

Next Post

Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...