
Masalah tumpang tindih nama brand banyak menimpa pengusaha yang menunda perlindungan hukum karena menganggap prosesnya sulit. Padahal, memahami cara daftar merek dagang sedini mungkin adalah tindakan penyelamat agar identitas unik produk kamu tetap aman dan tidak disalahgunakan oleh pihak lain.
Merek dagang adalah tanda yang ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, atau susunan warna. Tanda ini bisa berbentuk dua dimensi, tiga dimensi, suara, hologram, dan kombinasi dari berbagai elemen tersebut.
Tujuan utamanya adalah sebagai pembeda antara barang atau jasa yang kamu produksi dengan milik orang lain dalam kegiatan perdagangan.
Kamu harus memandang merek sebagai identitas diri bagi produk kamu. Tanpa adanya identitas yang jelas dan sah secara hukum, produk kamu akan sulit dikenali oleh konsumen.
Saat kamu mendaftarkan merek, negara memberikan hak eksklusif yang membolehkan kamu menggunakan merek tersebut dan melarang orang lain memakainya tanpa izin.
Merek punya peran yang sangat fungsional dalam ekosistem bisnis kamu. Kamu harus memperlakukan merek sebagai investasi jangka panjang yang akan menjaga keberlangsungan usaha.
Berikut adalah beberapa fungsi utama dari adanya merek dagang:
Indonesia menggunakan sistem First to File dalam perlindungan kekayaan intelektual. Artinya, siapa pun yang mendaftarkan merek terlebih dahulu ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), dialah yang akan diakui sebagai pemilik sah di mata hukum.
Jadi, kamu tidak bisa santai-santai saja hanya karena sudah menggunakan nama tersebut selama bertahun-tahun. Jika ada orang lain yang mendaftarkannya lebih dulu, kamu justru bisa dianggap melanggar hukum dan dipaksa mengganti seluruh identitas brand yang sudah kamu bangun dengan susah payah.
Risiko seperti ini sering terjadi karena banyak pelaku belum benar-benar memahami perbedaan mendasar antara usaha dan bisnis yang dibangun untuk jangka panjang, seperti yang dibahas dalam artikel 7 Perbedaan Bisnis dan Usaha yang Belum Pernah Kamu Pikirkan.
Sebelum melangkah lebih jauh, kamu harus melakukan cek merek melalui database resmi DJKI. Langkah ini sangat krusial untuk memastikan bahwa nama atau logo yang ingin kamu gunakan belum dimiliki oleh orang lain.
Melakukan pencarian di awal akan menghindarkan kamu dari risiko penolakan permohonan di kemudian hari. Merek yang sudah terdaftar akan memberikan rasa aman saat kamu ingin melakukan ekspansi bisnis, mencari investor, dan membuka kemitraan dengan pihak lain.
Sekarang proses pengajuan merek sudah jauh lebih praktis karena bisa dilakukan secara online. Kamu tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor pusat jika memiliki kendala jarak. Kamu cukup mengakses situs resmi DJKI di merek.dgip.go.id untuk memulai permohonan. Sistem ini didesain transparan dan memudahkan siapa saja untuk mengurus hak kekayaan intelektual mereka secara mandiri.
Terkait biaya, pemerintah memberikan kebijakan yang mendukung pelaku usaha. Untuk kategori UMKM, biaya pendaftaran adalah Rp1.800.000 per kelas barang atau jasa.
Sementara untuk kategori umum, biayanya adalah Rp2.000.000 per kelas. Kamu harus menyiapkan dana ini di awal karena pembayaran dilakukan melalui sistem kode billing yang memiliki batas waktu tertentu.
Biaya ini merupakan investasi untuk perlindungan selama 10 tahun ke depan, yang mana bisa kamu perpanjang kembali saat masa berlakunya hampir habis. Selain menyiapkan biaya, kamu juga harus melengkapi syarat daftar merek dagang yang diminta agar proses verifikasi berjalan lancar.

Agar permohonan kamu diterima, kamu harus mengikuti tahapan yang sudah ditentukan oleh sistem. Ketelitian dalam mengisi data sangat menentukan kecepatan proses pendaftaran kamu.
Sebelum membuka portal, kamu harus menyiapkan file digital berikut ini:
Kamu harus mengunjungi laman https://merek.dgip.go.id/ dan melakukan registrasi akun baru. Masukkan data diri yang benar dan gunakan alamat email yang masih aktif. Setelah itu, cek email kamu untuk melakukan verifikasi akun. Jika sudah aktif, kamu bisa langsung masuk ke dashboard aplikasi.
Setelah login, pilih menu “Permohonan” dan klik “Merek”. Kamu akan diminta mengisi detail data pemohon dan memilih jenis merek yang diajukan. Bagian yang paling teknis adalah memilih Kelas Barang atau Jasa sesuai dengan Klasifikasi Nice.
Kamu harus memilih kelas yang benar-benar mewakili bidang usaha kamu. Jika kamu salah memilih kelas, perlindungan hukum yang kamu dapatkan mungkin tidak akan maksimal untuk produk yang sebenarnya kamu jual.
Unggah semua syarat daftar merek dagang yang sudah kamu siapkan pada langkah pertama. Setelah data terinput dengan lengkap, sistem akan mengeluarkan kode billing PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).
Kamu harus segera membayar melalui bank atau kanal pembayaran lain yang tersedia agar permohonan kamu diproses oleh petugas pemeriksa.
Setelah membayar, permohonan kamu akan masuk ke tahap pemeriksaan formalitas dan substantif. Merek kamu juga akan melewati masa pengumuman selama 2 bulan.
Jika selama masa itu tidak ada pihak lain yang merasa keberatan dan pemeriksaan substantif dinyatakan lolos, sertifikat merek akan diterbitkan. Kamu bisa memantau status ini secara berkala melalui dashboard akun kamu tanpa harus menanyakan langsung ke kantor DJKI.
Jika kamu merasa tidak terbiasa dengan sistem digital atau menghadapi kendala koneksi, kamu masih bisa mendaftar secara offline. Kamu harus datang langsung ke kantor pusat DJKI atau Kantor Wilayah Kemenkumham di provinsi tempat kamu tinggal.
Kamu harus membawa formulir fisik dan seluruh dokumen pendukung dalam bentuk cetak maupun salinan digital di dalam flashdisk.
Memiliki merek yang terdaftar secara legal memberikan ketenangan pikiran bagi setiap pemilik bisnis. Kamu bisa fokus mengembangkan kualitas produk dan memperluas jaringan pemasaran tanpa dihantui rasa takut akan gugatan pihak lain. Segera lakukan semua cara daftar merek dagang di atas bagi masa depan bisnis yang kamu rintis.
Mau jadi influencer yang nggak cuma eksis, tapi juga cuan? Yuk, gabung di App & Community by Seefluencer! Di sini, kamu bakal dapet strategi jitu, insight daging, dan kesempatan networking bareng kreator lainnya.
FREE Training & Roadmap untuk meningkatkan omzet bisnis atau penghasilan kamu. Kamu akan dikirimkan roadmap & training khusus sesuai kebutuhan kamu (personalized). Langsung isi form nya hanya dalam 30 detik di seefluencer.com/roadmap
Biar ilmunya makin komplit, kamu juga bisa beli Buku Mega Creator di sini!Jangan cuma baca aja, langsung follow Instagram, TikTok, dan YouTube biar nggak ketinggalan update dan tips buat jadi influencer!