
Jangan sampai orang kesulitan mencari akun Instagram-mu. Kamu harus segera membenahi profilmu dengan strategi SEO khusus Instagram yang tepat sasaran. Artikel ini akan membedah tuntas cara agar akun muncul di pencarian Instagram sehingga profilmu bisa nangkring di posisi teratas dan mudah ditemukan oleh siapa saja.
Langkah pertama yang harus kamu benahi adalah identitas utamamu. Banyak orang salah kaprah menganggap Username (nama pengguna dengan awalan @) dan Name (nama yang tertera di profil) adalah hal yang sama fungsinya.
Padahal, keduanya memiliki peran berbeda dalam mesin pencari. Username sebaiknya menggunakan nama brand yang singkat, mudah dieja, dan tanpa banyak angka atau karakter aneh. Tujuannya agar orang mudah mengingatnya.
Sementara itu, kolom Name adalah ladang emas untuk menanam kata kunci. Mesin pencari Instagram membaca kolom ini untuk mengetahui apa isi akunmu. Jika kamu menjual sepatu kulit, jangan hanya menulis “Toko Budi” di kolom nama. Tambahkan kata kunci yang relevan menjadi “Toko Budi – Sepatu Kulit Asli”.
Dengan begitu, ketika orang mencari kata “Sepatu Kulit”, akunmu memiliki peluang besar untuk muncul di hasil pencarian mereka meskipun mereka tidak tahu nama toko kamu sebelumnya. Kamu harus memanfaatkan 30 karakter di kolom ini dengan sangat bijak.
Bio Instagram bukan sekadar tempat untuk menaruh kutipan motivasi atau emoji lucu. Kolom bio adalah deskripsi singkat yang memberi tahu algoritma dan pengunjung tentang siapa kamu dan apa yang kamu tawarkan.
Kamu harus memasukkan kata kunci turunan yang relevan dengan bisnismu di sini. Jika kamu seorang fotografer pernikahan, pastikan kata-kata seperti “Jasa Foto Nikah”, “Dokumentasi Wedding”, atau “Fotografer Jakarta” ada di dalam biomu.
Algoritma Instagram memindai bio untuk mengategorikan akunmu. Semakin jelas dan spesifik kata kunci yang kamu gunakan, semakin mudah algoritma merekomendasikan akunmu kepada audiens yang tepat. Inilah mengapa bio memegang peran penting dalam strategi instagram for personal branding, karena dari sinilah sistem dan calon audiens pertama kali memahami siapa kamu dan apa value yang kamu tawarkan.
Selain itu, bio yang informatif membantu pengunjung baru memahami bisnismu hanya dalam hitungan detik. Jika kamu ingin memaksimalkan fungsi bio sebagai alat branding dan positioning, kamu bisa mempelajari panduan lengkap melalui artikel instagram for personal branding. Jangan lupa juga menyertakan lokasi bisnismu di pengaturan profil, terutama jika kamu memiliki toko fisik, agar orang di sekitarmu dapat menemukanmu dengan mudah melalui fitur pencarian lokasi.
Dulu, orang mencari konten hanya lewat tagar atau hashtag. Sekarang, Instagram sudah berevolusi menjadi mesin pencari semantik yang canggih. Artinya, Instagram bisa membaca dan memahami isi teks yang kamu tulis di caption.
Oleh karena itu, kamu harus menulis caption yang mengandung kata kunci relevan, bukan cuma sekadar curhatan kosong. Buatlah kalimat deskriptif yang menjelaskan produk atau kontenmu.
Meskipun pencarian lewat caption sudah canggih, penggunaan tagar tetaplah krusial. Namun, kamu harus selektif. Jangan asal pasang tagar populer seperti #love atau #instagood yang tidak ada hubungannya dengan kontenmu.
Pilihlah tagar yang spesifik dan sesuai dengan niche kamu. Campurkan tagar dengan volume pencarian besar dan kecil. Tagar berfungsi sebagai label yang membantu Instagram mengelompokkan kontenmu ke dalam topik tertentu. Jika pelabelanmu rapi, peluang kontenmu muncul di halaman Explore atau hasil pencarian topik akan semakin besar.
Fitur ini mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, tapi dampaknya sangat besar untuk visibilitas. Alt text atau teks alternatif adalah deskripsi teks yang ditambahkan pada foto untuk membantu penyandang tunanetra memahami isi gambar melalui pembaca layar. Namun, fungsi lainnya adalah memberi tahu algoritma Instagram tentang apa sebenarnya objek yang ada di dalam fotomu.
Kamu bisa menyunting alt text ini secara manual saat akan mengunggah foto di bagian “Pengaturan Lanjutan” atau Advanced Settings. Deskripsikan fotomu dengan jelas dan masukkan kata kunci utama di sana. Misalnya, tulis “Wanita menggunakan gamis syar’i warna merah marun di taman”.
Ini memberikan sinyal tambahan kepada mesin pencari bahwa kontenmu relevan dengan pencarian “gamis syar’i”. Mengisi alt text adalah cara cerdas untuk bersaing dengan kompetitor yang malas atau tidak tahu tentang fitur tersembunyi ini.
Faktor terakhir yang tidak kalah krusial adalah sinyal kualitas akunmu. Instagram cenderung memprioritaskan akun-akun yang aktif dan memiliki interaksi nyata. Kamu harus konsisten mengunggah konten agar algoritma tahu bahwa akunmu masih “hidup”. Akun yang mati suri jarang sekali direkomendasikan di hasil pencarian teratas.
Selain itu, bersihkan pengikutmu dari akun-akun bot atau ghost followers yang tidak pernah berinteraksi. Jumlah pengikut banyak tidak ada gunanya jika mereka pasif. Rasio interaksi yang rendah memberi sinyal buruk ke Instagram bahwa kontenmu tidak menarik. Dengan memiliki pengikut yang aktif dan asli, reputasi akunmu akan naik di mata algoritma.
Gabungan dari optimasi kata kunci, visual yang jelas, dan kesehatan akun inilah yang menjadi formula ampuh sebagai cara agar akun muncul di pencarian Instagram dan mendatangkan trafik organik secara terus-menerus.
Mau jadi influencer yang nggak cuma eksis, tapi juga cuan? Yuk, gabung di App & Community by Seefluencer! Di sini, kamu bakal dapet strategi jitu, insight daging, dan kesempatan networking bareng kreator lainnya.
FREE Training & Roadmap untuk meningkatkan omzet bisnis atau penghasilan kamu. Kamu akan dikirimkan roadmap & training khusus sesuai kebutuhan kamu (personalized). Langsung isi form nya hanya dalam 30 detik di seefluencer.com/roadmap
Biar ilmunya makin komplit, kamu juga bisa beli Buku Mega Creator di sini!Jangan cuma baca aja, langsung follow Instagram, TikTok, dan YouTube biar nggak ketinggalan update dan tips buat jadi influencer!