
Kamu sudah dandan maksimal dan pergi ke restoran mahal demi merekam video estetik, tapi ternyata hasilnya sepi penonton. Rasanya sangat menyebalkan saat melihat video orang lain yang hanya merekam mie instan justru mendapatkan jutaan views dan ribuan komentar.
Masalahnya bukan pada seberapa mahal makanan yang kamu beli, melainkan pada cara kamu menjual visual tersebut di awal video. Kamu harus memahami cara kerja hook konten makanan yang mampu menyihir mata audiens agar mereka berhenti scrolling dan mulai menelan ludah karena lapar.
Kamu jangan memulai video dengan wajahmu yang sedang tersenyum lebar di depan restoran. Orang-orang tidak peduli dengan siapa kamu sebelum mereka melihat makanan apa yang sedang kamu bahas. Kamu harus langsung menunjukkan money shot atau bagian paling lezat dari makanan tersebut, seperti lelehan keju yang mulur, saus merah yang kental, atau asap yang mengepul dari daging panggang.
Kalau kamu ingin tahu bagaimana visual seperti ini bisa sekaligus memperkuat identitas bisnismu, kamu bisa mempelajari Strategi Branding Usaha Makanan di Media Sosial agar konten yang kamu buat bukan hanya menarik, tetapi juga mudah diingat oleh calon pelanggan.
Visual yang sangat dekat atau extreme close-up akan memicu respons fisik di otak audiens sehingga mereka merasa seolah-olah bisa mencium aromanya. Teknik ini adalah cara paling instan untuk mengunci perhatian penonton tanpa harus mengucapkan satu kata pun.
Suara seringkali dianggap remeh, padahal indra pendengaran sangat berpengaruh pada selera makan seseorang. Kamu harus merekam suara renyahnya gorengan, suara air yang mendidih, atau bunyi “krak” saat sendok memecahkan lapisan karamel di atas dessert. Jangan menutup suara asli tersebut dengan musik latar yang terlalu kencang dan berisik.
Biarkan suara alami dari makanan tersebut menjadi bintang utamanya karena hal ini memberikan kepuasan tersendiri bagi pendengarnya. Audiens pecinta makanan sangat menyukai detail suara yang jernih dan nyata karena itu membuat pengalaman menonton jadi jauh lebih hidup dan memuaskan.
“Jangan pernah makan di sini kalau kamu nggak mau antre 3 jam!” Kalimat seperti ini jauh lebih menarik daripada sekadar bilang “makanan di sini enak banget”. Kamu harus berani memberikan pernyataan yang kuat dan memicu rasa ingin tahu audiens sejak detik pertama. Gunakan gaya bahasa yang seolah-olah sedang membocorkan sebuah rahasia besar atau memberikan peringatan kepada mereka.
Orang-orang biasanya akan langsung berhenti untuk mencari tahu kenapa tempat tersebut sangat ramai atau apa yang salah dengan makanan tersebut. Teknik psikologi terbalik ini sangat ampuh untuk meningkatkan interaksi dan membuat orang betah menonton video kamu sampai habis.
Setiap orang pasti pernah merasa bingung mau makan apa saat dompet sedang tipis di akhir bulan. Kamu harus memanfaatkan keresahan ini dengan membuat pembukaan yang menawarkan solusi nyata dan praktis. Misalnya, kamu bisa memulai dengan kalimat “Makan enak sepuasnya di Jakarta cuma modal 20 ribu aja!”.
Audiens yang sedang mencari rekomendasi tempat makan murah pasti akan langsung menyimpan video kamu untuk referensi mereka nanti. Kamu harus menunjukkan bahwa kamu adalah teman bagi dompet mereka dan bisa memberikan rekomendasi yang jujur dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari mereka.
Teks yang muncul di layar pada detik pertama berfungsi sebagai judul film yang menentukan apakah orang mau menonton atau tidak. Kamu harus menggunakan font yang mudah dibaca dan warna yang kontras dengan latar belakang video agar langsung terlihat jelas. Tulislah kalimat pendek yang membuat orang bertanya-tanya, seperti “Hidden Gem di Gang Sempit” atau “Makanan Terpedas yang Pernah Aku Coba”.
Teks ini membantu audiens memahami isi kontenmu meskipun mereka sedang mematikan suara di HP mereka. Kamu harus memastikan teks tersebut tidak menutupi bagian makanan yang sedang kamu tunjukkan agar komposisinya tetap terlihat estetik dan profesional.
Bagi sebagian orang, melihat proses memasak jauh lebih memuaskan daripada melihat makanan yang sudah jadi. Kamu harus memperlihatkan adegan saat bumbu-bumbu ditaburkan di atas wajan panas atau saat adonan kue sedang mengembang di dalam oven. Teknik oddly satisfying dalam dunia kuliner sangat disukai karena memberikan efek relaksasi bagi yang menontonnya.
Kamu harus memperhatikan pencahayaan yang terang dan sudut pengambilan gambar yang stabil agar setiap detail proses terlihat sangat bersih. Penonton akan merasa lebih menghargai makanan yang kamu tunjukkan jika mereka melihat betapa sulit dan indahnya proses di balik pembuatan hidangan tersebut.
Membandingkan dua hal adalah cara paling mudah untuk menciptakan dinamika dalam kontenmu. Kamu bisa mencoba membandingkan nasi goreng pinggir jalan seharga 15 ribu dengan nasi goreng hotel bintang lima seharga 200 ribu. Kamu harus menunjukkan ekspresi wajah yang jujur saat mencoba keduanya agar audiens merasa terlibat dalam eksperimen yang kamu lakukan.
Konten perbandingan seperti ini biasanya memancing banyak perdebatan di kolom komentar tentang mana yang lebih layak dibeli. Kamu harus bisa membawa suasana yang seru dan tidak kaku agar penonton merasa sedang diajak ngobrol santai oleh seorang teman yang hobi kulineran.
Menerapkan semua langkah di atas secara konsisten akan membantu akunmu tumbuh lebih cepat dan mendapatkan audiens yang loyal. Jangan tunda lagi dan segera praktekkan ilmu tentang hook konten makanan ini pada proyek video kamu selanjutnya agar jangkauannya bisa meledak dan viral.
Supaya hasilnya lebih terarah, kamu juga bisa mempelajari Cara Bikin Hook Konten untuk Keperluan Marketing Produk yang membahas bagaimana menyusun pembuka video yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga efektif mengarahkan penonton menuju ketertarikan pada produk yang kamu promosikan. Dengan memahami konsep tersebut, setiap konten yang kamu buat punya peluang lebih besar untuk menarik calon pembeli.
Mau jadi influencer yang nggak cuma eksis, tapi juga cuan? Yuk, gabung di App & Community by Seefluencer! Di sini, kamu bakal dapet strategi jitu, insight daging, dan kesempatan networking bareng kreator lainnya.
FREE Training & Roadmap untuk meningkatkan omzet bisnis atau penghasilan kamu. Kamu akan dikirimkan roadmap & training khusus sesuai kebutuhan kamu (personalized). Langsung isi form nya hanya dalam 30 detik di seefluencer.com/roadmap
Biar ilmunya makin komplit, kamu juga bisa beli Megacreator Book di sini!Jangan cuma baca aja, langsung follow Instagram, TikTok, dan YouTube biar nggak ketinggalan update dan tips buat jadi influencer!