
Tanpa sistem yang jelas, usaha kuliner hanya akan berjalan di tempat dan menghabiskan energimu untuk mengurusi hal-hal teknis yang seharusnya bisa berjalan otomatis. Oleh karena itu, memahami dan menerapkan contoh proses bisnis yang tepat menjadi langkah awal untuk merapikan manajemen usahamu agar lebih efisien, terstruktur, dan pastinya menguntungkan.
Proses bisnis adalah serangkaian aktivitas atau tugas yang saling berkaitan dan dilakukan untuk menghasilkan produk atau layanan bagi pelanggan. Dalam konteks kuliner, ini mencakup segala hal mulai dari ide menu muncul di kepala kamu, belanja ke pasar, proses memasak di dapur, hingga makanan tersebut tersaji di meja pelanggan dan uang masuk ke kasir.
Tujuan utamanya jelas, yaitu memberikan nilai (value) kepada konsumen dan menghasilkan keuntungan bagi pemilik usaha. Tanpa adanya proses yang jelas, karyawanmu akan bingung harus melakukan apa, kualitas makanan menjadi tidak konsisten, dan pelayanan pun menjadi lambat. Kamu harus memiliki standar operasional yang baku agar bisnis bisa berjalan lancar meskipun kamu sedang tidak berada di tempat.
Secara umum, proses bisnis dibagi menjadi tiga kategori utama yang harus ada dalam sebuah organisasi.
Pertama adalah proses operasional atau inti. Ini adalah aktivitas yang berhubungan langsung dengan pembuatan produk dan pelayanan kepada pelanggan, seperti memasak dan melayani tamu.
Kedua adalah proses pendukung. Bagian ini bertugas menyokong operasional agar berjalan lancar, seperti perekrutan karyawan, pencatatan akuntansi, dan pemeliharaan alat masak.
Ketiga adalah proses manajemen. Ini berkaitan dengan perencanaan strategis, pengawasan kinerja, dan pengambilan keputusan jangka panjang.
Kamu mungkin berpikir ini terlalu rumit untuk usaha kecil, padahal contoh proses bisnis sederhana pun tetap memiliki ketiga elemen ini, hanya saja skalanya lebih kecil. Penerapan ketiga elemen ini secara disiplin akan membuat bisnismu lebih tahan banting terhadap persaingan.
Setelah memahami teorinya, sekarang waktunya masuk ke praktik lapangan. Kamu bisa menyimak langkah-langkah detail di bawah ini sebagai referensi untuk menyusun SOP di kedai atau restoranmu sendiri.
Langkah pertama tidak dimulai di dapur, melainkan di atas kertas. Kamu harus melakukan riset pasar untuk mengetahui apa yang sedang tren dan apa yang dibutuhkan oleh target audiensmu. Apakah mereka mencari makanan pedas, makanan sehat, atau camilan manis?
Kalau kamu masih bingung harus mulai dari mana, kamu bisa mempelajari Cara Memulai Bisnis Makanan Modal Kecil agar mendapatkan gambaran langkah awal, mulai dari menentukan konsep hingga menyesuaikannya dengan kemampuan modalmu.
Setelah itu, kamu menyusun daftar menu beserta harga jualnya (HPP). Tahap ini sangat krusial karena kesalahan dalam menentukan menu dan harga akan berdampak langsung pada profitabilitas. Kamu harus menghitung biaya bahan baku secara rinci agar tidak merugi di kemudian hari.
Proses selanjutnya adalah memastikan bahan baku tersedia dalam kondisi segar dan berkualitas. Kamu harus menjalin hubungan baik dengan supplier atau pemasok terpercaya. Jangan hanya mengandalkan satu pemasok; kamu harus memiliki cadangan untuk mengantisipasi jika stok di satu tempat kosong.
Pada tahap ini, kamu harus melakukan quality control (QC) saat barang datang. Pastikan sayuran tidak layu, daging masih segar, dan bumbu-bumbu sesuai pesanan. Barang yang lolos QC kemudian disimpan di gudang atau kulkas dengan metode FIFO (First In, First Out) agar bahan lama terpakai lebih dulu dan tidak busuk. Manajemen stok yang buruk adalah penyebab utama tingginya biaya operasional di bisnis makanan.
Ini adalah jantung dari usaha makananmu. Di sini, bahan mentah diubah menjadi hidangan lezat. Kamu wajib memiliki resep standar (gramasi yang pasti) untuk setiap menu. Tujuannya agar rasa masakan hari ini sama persis dengan rasa masakan minggu depan, siapa pun kokinya.
Alur kerja di dapur harus diatur sedemikian rupa agar efisien. Misalkan, stasiun pemotongan bahan harus dekat dengan tempat penyimpanan, dan stasiun memasak harus memiliki akses mudah ke area penyajian. Kebersihan dan higienitas di area ini adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
Makanan enak tidak akan laku jika tidak ada orang yang tahu. Kamu harus merancang strategi pemasaran yang efektif, baik secara online maupun offline. Gunakan media sosial untuk memamerkan foto makanan yang menggugah selera dan berikan promo menarik untuk pelanggan baru.
Agar postinganmu tidak sekadar lewat di timeline, kamu juga perlu memahami cara bikin Hook konten makanan yang membahas cara membuat pembuka visual maupun caption yang mampu langsung menarik perhatian calon pembeli sejak detik pertama.
Kamu bisa bekerja sama dengan food vlogger atau memasang iklan digital yang tertarget. Aktivitas ini bertujuan untuk mendatangkan trafik atau kunjungan ke tempat usahamu.
Ketika pelanggan datang, contoh proses bisnis penjualan mulai berjalan. Ini dimulai dari cara pelayan menyapa tamu, memberikan buku menu, mencatat pesanan, hingga proses pembayaran di kasir. Kamu harus melatih staf untuk bersikap ramah dan cekatan.
Gunakan sistem POS (Point of Sales) untuk meminimalkan kesalahan pencatatan pesanan dan mempercepat transaksi. Pengalaman pelanggan di titik ini sangat menentukan apakah mereka akan kembali lagi atau tidak. Pelayanan yang buruk bisa menghapus kesan baik dari makanan yang enak.
Tahap terakhir yang tidak boleh dilewatkan adalah evaluasi. Kamu harus rutin mengecek laporan penjualan harian, mingguan, dan bulanan. Perhatikan menu mana yang paling laris dan mana yang kurang diminati. Dengarkan juga umpan balik atau komplain dari pelanggan sebagai bahan perbaikan.
Data-data ini menjadi dasar bagi kamu untuk melakukan inovasi, entah itu menambah varian menu baru, merubah dekorasi tempat, atau mengadakan promo khusus di hari tertentu. Dengan melakukan evaluasi rutin, kamu bisa menjaga relevansi usahamu di tengah persaingan yang ketat dan memastikan contoh proses bisnis yang kamu jalankan benar-benar membawa keuntungan maksimal.
Mau jadi influencer yang nggak cuma eksis, tapi juga cuan? Yuk, gabung di App & Community by Seefluencer! Di sini, kamu bakal dapet strategi jitu, insight daging, dan kesempatan networking bareng kreator lainnya.
FREE Training & Roadmap untuk meningkatkan omzet bisnis atau penghasilan kamu. Kamu akan dikirimkan roadmap & training khusus sesuai kebutuhan kamu (personalized). Langsung isi form nya hanya dalam 30 detik di seefluencer.com/roadmap
Biar ilmunya makin komplit, kamu juga bisa beli Megacreator Book di sini!Jangan cuma baca aja, langsung follow Instagram, TikTok, dan YouTube biar nggak ketinggalan update dan tips buat jadi influencer!